Lampung Selatan | Alsavanews.id, - Pansus Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Lampung Selatan bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPH-Bun) Setempat, menggelar rapat pembahasan LKPj Bupati setempat tahun anggaran 2023, Rabu (8/5/2024).
Pada kesempatan itu anggota Pansus DPRD Lampung Selatan Imam Subkhi, mempertanyakan sulitnya mendapatkan pupuk yang selama ini menjadi keluhan para petani.
Tak hanya itu, Fraksi-PKB ini juga menyoroti tentang bantuan sumur bor, dan dana hibah pada OPD DTPH-Bun Lampung Selatan tersebut. “Karena selama ini banyak ditemukan para petani mengeluhkan saat menginginkan pupuk, oleh sebab itu agar dapat dijelaskan penyebabnya,” kata Imam Subhi.
Sementara itu, Ketua Pansus DPRD Lampung Selatan Mohammad Akyas SE., meminta DTPH-Bun Lamsel dapat melakukan pengawasan terhadap pembangunan bantuan sumur bor.
“Tolong dilakukan pengawasan yang baik terhadap bantuan sumur bor, bila perlu diukur kedalaman sumur bor tersebut. Jangan sampai ketika dipakai beberapa kali airnya sudah habis,” katanya.
Menanggapi pertanyakan Pansus DPRD Lampung Selatan, Kepala DTPH -Bun Lamsel Bibit Purwanto mengatakan, sejauh ini pihaknya terus melakukan pelatihan kepada para petani, salah satunya pembuatan pupuk kompos.
“Tujuan dari pelatihan ini nantinya, dengan harapan para petani dapat membuat pupuk kompos secara mandiri,” terangnya.
Mengenai pengawasan pembangunan sumur bor, dia berjanji kedepannya akan lebih Ekstra melakukan pengawasan. “Sedangkan untuk dana hibah yakni diperuntukan pengadaan barang seperti, peralatan pertanian, bibit buah alpukat dan bibit-bibit buah-buahan lainya,” tutup Bibit.(Red).